Desktop Environment
Pengertian
Desktop Environment, adalah sebuah antarmuka grafis (Graphical User Interface) pada desktop sistem operasi anda. Desktop Environment ini bisa dibilang sebagai pengganti antarmuka baris perintah (Command Line Interface).
GUI pada Linux (Desktop Environtment)Di Linux sendiri sistem X
Window ini diturunkan menjadi beragam sistem GUI yang dikenal dengan
istilah Desktop Environment (DE). Beberapa sistem desktop environment
yang ada di UNIX/Linux diantaranya K Desktop Environment (KDE), GNOME
Desktop Environment, Unity Desktop Environment dan XFCE Desktop
Environment.
Hampir semua DE
di UNIX/Linux adalah aplikasi yang bersifat open source, sehingga dapat
dikembangkan dan digunakan oleh banyak orang secara bebas. Selain di Linux ada
juga DE yang dapat berjalan pada platform yang berbeda. KDE merupakan salah
satu DE yang dapat digunakan pada sistem operasi Windows.
Dibawah ini adalah gambar contoh dari Desktop Environment yang digunakan oleh linux .
 |
| 1. K Desktop Environtmen |
 |
| 2. Gnome Desktop Environtment |
 |
| 3. XFCE Desktop Environtment |
 |
| 4. System Unity DE Pada Ubuntu |
Fungsi
Desktop environment (DE) dalam aplikasinya berfungsi sebagai
sistem yang akan memproses interaksi user secara grafis dengan masukkan
baik melalui keyboard ataupun mouse. Selain bertugas mengendalikan
interaksi-interaksi dengan user, DE juga memiliki banyak fitur lainnya
yang terbagi-bagi ke dalam komponen-komponen tersendiri.
Berikut ini merupakan daftar beberapa komponen DE yang dimiliki:
- Window manager, aplikasi DE yang bertugas untuk mengelola interaksi terhadap window.
- Display manager, aplikasi untuk mengelola resolusi layar, dan dukungan multimonitor.
- Taskbar, komponen untuk menampilkan daftar aplikasi yang sedang digunakan oleh user.
- Konfigurasi DE, untuk menampilkan semua konfigurasi yang ada pada DE.
- Theme manager, aplikasi untuk memodifikasi style (look and feel) pada DE.
- Aplikasi pendukung lainnya seperti file manager, text editor, image viewer, audio player, video player dan lainnya.
Desktop Environment (DE) GNOME pada Debian
Komponen-Komponen DE GNOME pada Debian
Komponen-Komponen DE yang dapat diamati pada Debian dijelaskan sebagai berikut.
Bagian ini digunakan untuk menampilkan menu dari sistem Gnome. Lokasinya ada di bagian atas. Menunya terdiri dari:
- Aplikasi, berisi daftar aplikasi yang terinstal.
- Lokasi, berisi daftar media penyimpan yang dapat diakses oleh user
termasuk ketika memasukkan USB Flash Disk akan ditambahkan aksesnya
disini dan akses media penyimpn dalam jaringan.
- Kalender, menampilkan tanggal dan jam saat ini.
- Volume, untuk mengatur volume suara speaker.
- Baterai (untuk laptop), memberikan status penggunaan baterai oleh sistem.
- Koneksi jaringan, mengatur koneksi jaringan yang ada. Koneksi yang
dapat diatur selain jaringan kabel termasuk jaringan nirkabel dan VPN.
- Menu user, berisikan menu sistem untuk mematikan komputer, restart, mengunci layar dan lainnya.

Task Bar
Bagian ini berisikan daftar aplikasi yang sedang dijalankan oleh user.
Posisinya berada pada bagian bawah. Selain itu pada bagian kanan dari
bar ini terdapat komponen Desktop Switching yang memungkinkan user untuk
memiliki lebih dari satu lingkungan desktop. Jadi tidak hanya
menampilkan daftar aplikasi, namun juga daftar lingkungan desktop yang
dapat diakses.
Window manager
Pengelolaan window pada aplikasi disini ditunjukkan melalui keberadaan
tombol close, minimize dan maximize pada title bar. Serta menu window
yang akan muncul apabila melakukan klik kanan pada title bar. Pada Gnome
tombol-tombol tersebut ditempatkan pada bagian kanan dari title bar.
Perpindahan antar window (aplikasi) yang sedang dibuka dapat dilakukan
dengan menahan tombol Alt kemudian menekan tombol Tab hingga aplikasi
yang akan dituju ditampilkan.
Atau untuk berpindah antara lingkungan Desktop yang berbeda dapat
menggunakan kombinasi tombol Ctrl + Alt + panah kiri atau kanan.
Gnome memiliki banyak keyboard shortcut dan dapat diakses melalui menu
Aplikasi > Perkakas Sistem (System Tools) > Preferensi >
Tatanan Sistem (System Settings) > Papan Ketik (Keyboard) > Pintas
(Shortcuts).
Konfigurasi DE
Ini berisikan semua konfigurasi yang mungkin dilakukan pada suatu DE.
Pada Gnome fitur ini disematkan pada aplikasi Gnome Control Center. Di
dalamnya terdapat sejumlah pengaturan konfigurasi untuk personalisasi,
perangkat keras dan sistem. Aplikasi ini dapat diakses melalui menu
Aplikasi > Perkakas Sistem > Preferensi > Tatanan Sistem.
Mode teks ini merupakan fitur yang memungkinkan user dapat mengetikkan
perintah-perintah operasi. Pada Gnome aplikasi ini dinamakan terminal
dan dapat diakses melalui menu Aplikasi > Aksesoris > Terminal
atau Root Terminal (untuk menjalankan aplikasi Terminal sebagai root).
Session Manager
Ini merupakan fitur Gnome untuk melakukan logout, suspend, restart dan
shutdown sistem operasi. Fitur ini dapat diakses pada menu user.
Theme Manager
Theme Manager pada GNOME berfungsi untuk merubah tampilan sesuai
keinginan. Untuk masuk ke theme manager, pertama klik System (pada menu
bar) > Preferences > Appearance. Dan masuk ke tab Theme
Aplikasi Pendukung DE
Gnome memiliki banyak aplikasi pendukung seperti:
- Pengolah kata, seperti gedit dan LibreOffice Writer.
- Pengolah file, seperti Nautilus.
- Media player, seperti Totem Media Player.
- Pengolah gambar, seperti GIMP, Inkscape.
- Pembuka PDF, seperti Evince.
- Dan lainnya.
Mungkin cukup sekian postingan tentang Desktop environment dari saya. Semoga berguna untuk yang membacanya, dan ilmunya menjadi barokah :D Amiiin
daftar pustaka :
1. http://ghadinkz23.blogspot.com/2010/10/pengertian-desktop-environment.html
2. www.google.com
3. Pranata, Kadek Surya. 2013. Teknik Komputer dan Jaringan Edisi Pertama 2013. Jakarta. Kementerian Pendidikan & Kebudayaan.